Next event in:

  • 00 Hari
  • 00 Jam
  • 00 Menit
  • 00 Detik

News

Milanisti Indonesia

Zlatan : Sebuah Penantian 7 Tahun, Nostalgia, dan Harapan

Categories: AC Milan

Oleh: @zaalfaris

Ibrahimovic telah resmi kembali ke Milan untuk masa bakti setidaknya selama 6 bulan ke depan. Kembalinya seorang Ibra adalah hal yang sangat diidamkan oleh Milanisti di seluruh dunia, tidak bisa dipungkiri bahwa Ibra adalah sosok yang membuat Milan sangat kehilangan.

Ibra adalah pemain terakhir Milan yang sanggup menyentuh 30+ gol dalam satu musim. Sosok Ibra yang bisa jadi pelecut dan pemimpin untuk pemain lain juga adalah hal yang tidak Milan miliki selepas kepergiannya. Maka dari itu, semua elemen Milan sangat merindukan sosok sepertinya.

Tujuh tahun yang lalu Ibra pergi bersama Thiago Silva demi “menyelamatkan” Milan yang mulai krisis keuangan di akhir era Berlusconi. Tujuh tahun pula Milanisti selalu mengharapkan ia bisa kembali. Karena saat ia gabung PSG, ia sempat mengatakan jika Milan adalah klub yang mungkin jadi satu-satunya yang ia singgahi kembali dimana sebelumnya ia tidak pernah ingin kembali ke klub lama.

Selama penantian tersebut, Milanisti selalu disuguhi sajian nostalgia kala Ibra dan para legenda semisal Ambrosini, Gattuso, Seedorf, Inzaghi, Nesta, dll memberikan scudetto yang ke-18 sekaligus scudetto terakhir bagi Milan dalam 9 tahun terakhir.

Di masa kelam ini, Milanisti selalu disuguhu nostalgia kejayaan Milan yang kini sulit untuk diraih kembali. Nostalgia tak berujung tersebut menjadi sebuah ironi besar karena Milan yang berjaya di masa lalu telah dianggap punah oleh sebagian orang, Milan sering menjadi bulan-bulanan media akibat hasil yang Milan peroleh. Milanisti selalu berharap jika sosok besar seperti Ibra harus ada di dalam proyek klub. Kini hal yang dinantikan Milanisti itu akhirnya terwujud.

Setelah penantian itu berakhir, kini Milanisti kembali berharap jika tuah seorang Ibrahimovic bisa muncul kembali untuk memperbaiki musim Milan yang hancur. Tapi yang dikhawatirkan adalah usia Ibra yang sudah 38 tahun, apakah ia masih mampu membawa Milan membaik?

Merekrut seorang Ibrahimovic bukan semata-mata merekrut seorang striker hebat. Lebih dari itu, Ibra adalah sosok yang bisa mendorong, menarik, dan meningkatkan kualitas tim yang ia bela. Terlepas apakah ia akan berkontribusi banyak di atas lapangan atau tidak, Milan akan tetap memiliki keuntungan dimana kini Milan punya sosok pemimpin di ruang ganti mereka.

Sosok Ibra akan mampu menarik perhatian para pemain lain untuk bergabung bersamanya. Saat ini Serie A mulai kembali diisi bintang besar, setelah Cristiano Ronaldo, Ribery, & Lukaku bergabung, Serie A akan semakin menarik perhatian dengan kedatangan Ibra. Ini bisa jadi hal positif bagi Milan itu sendiri. Diharapkan dengan adanya Ibra, hal non teknis seperti merchandise dan sponsor pelan-pelan akan menguntungkan Milan. Bahkan bakal lebih hebat andaikan Milan mampu berbenah musim ini secara signifikan.

Apa yang akan Ibra berikan di atas lapangan nanti bukanlah hal pertama yang harus dikritisi. Harapan utama yang bisa disematkan kepada seorang Zlatan Ibrahimovic saat ini adalah bagaimana ia bisa mengubah cara pandang para pemain muda Milan yang butuh bimbingan. Sosok Ibra yang kokoh, mental kuat, dan selalu ingin kemenangan, diharapkan bisa mendongkrak semua elemen tim untuk bisa bekerja lebih baik. Seperti yang Ibra lakukan ketika mengangkat Nocerino dan Prince Boateng menjadi pemain yang subur.

Zlatan Ibrahimovic sekarang telah kembali ke rumah keduanya, klub yang sangat ia hormati, dimana dulu ia mendapat senyumnya kembali setelah periode sulit di Barcelona. Sebuah penantian & nostalgia Ibra-Milan kini sudah terwujud. Tinggal harapan yang bisa kita sematkan kepada Ibra dan semua bagian Milan. Musim ini terlalu banyak kekecewaan yang kita dapat, dengan kembalinya Ibra semoga bisa sedikit mengobati luka Milan yang kesekian kali. Berharap dengan kembalinya Ibra bisa jadi titik awal Milan untuk berbenah. Semoga ke depan Milan akan bisa kembali ke tempat yang seharusnya. ForzaMilan!🖤

Kamu selalu bisa berkontribusi menulis konten di web ini, kirimkan tulisan mu seputar AC Milan dan Milanisti Indonesia ke email : [email protected]

Author: Adhyaksa Bara